INTERNASIONAL
 
Jumat, 27 Maret 2009 | 13:30
 
 
 
 

SAN FRANCISCO. Google Inc akhirnya tak kuat juga menahan gempuran krisis global. Perusahaan mesin pencari internet terbesar dunia itu memutuskan untuk merumahkan sekitar 200 pekerjanya. Hal ini menandakan, meskipun perusahaan mampu mempertahankan labanya, namun, Google tak kuasa untuk melakukan penghematan akibat krisis.

Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) karyawan yang diumumkan pada Selasa (24/3) lalu itu berdampak pada 1% dari total 20.200 pekerja Google. Jumlah tersebut masih terbilang kecil jika dibandingkan dengan pemangkasan karyawan di industri lain mulai dari industri koran, ritel, otomotif dan jasa finansial dalam setahun belakangan.

Divisi housecleaning Google memang tengah menghadapi cobaan berat tahun ini. Meski berhasil membukukan pendapatan total US$ 22 miliar, Google masih tetap berusaha untuk melakukan penghematan untuk melindungi profit marginnya dan mencegah harga sahamnya anjlok lebih tajam lagi.

Keberuntungan Google saat ini memang terganjal akibat semakin melorotnya tingkat pemasangan iklan. Pasalnya, banyak perusahaan dan konsumen mengurangi pengeluaran dana untuk promosi.

Sejumlah analis menilai, meskipun Google mampu memperoleh kenaikan pendapatan dalam 15 bulan terakhir, namun pada akhirnya, perusahaan ini juga akan mengalami kerugian kuartalan pertamanya sejak menjadi perusahaan terbuka di tahun 2004.

Manajemen Google juga sudah mulai mengerem menyewa tenaga kerja baru. Nah, PHK karyawan kali ini lebih terkonsentrasi pada divisi penjualan iklan Google.

Dalam pernyataannya yang di-posting di blog, Google menjelaskan belakangan pihaknya terlalu banyak menerima tenaga kerja baru di posisi yang sama selama ekspansi.

“Melakukan perubahan ini bukan hal yang mudah dan kami melihat terjadinya resesi menjadikan hal ini menjadi lebih sulit lagi,” tulis Omid Kordestani, Senior Vice President of Global Sales and Business Development Google.

Adanya rencana ini membuat saham Google mengalami kenaikan sebesar US$ 9,22 atau 2,7% menjadi US$ 353,29 pada Selasa kemarin.



Barratut Taqiyyah AP
 
dibaca sebanyak : 113 Kali
 
Share/Bookmark
Font Size : A A A
 
Tidak terdapat komentar dalam artikel ini
 
TULIS KOMENTAR ANDA
Nama
Email
Komentar
 
 
Verifikasi gambar CAPTCHA Image
 
  
 
 
More News