Advertising
/ Home /

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: kanal

Filename: news/news_view.php

Line Number: 3

">

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: kanal

Filename: news/news_view.php

Line Number: 3

 
Jumat, 25 September 2009 | 07:55
 

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: kanal

Filename: news/news_view.php

Line Number: 16

/news/21954/Libur-dan-Kemarau-Hambat-Ekspor-CPO"> EKSPOR CPO
 

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: kanal

Filename: news/news_view.php

Line Number: 24

/news/21954/Libur-dan-Kemarau-Hambat-Ekspor-CPO"> Libur dan Kemarau Hambat Ekspor CPO
 
 

JAKARTA. Ekspor minyak sawit mentah atawa crude palm oil (CPO) Indonesia di bulan September 2009 bakal turun menjadi cuma 1,3 juta ton. Padahal, ekspor CPO di bulan Agustus mencapai 1,62 juta ton, naik dari 1,09 juta ton pada bulan Juli.

“Ekspor bulan ini turun ketimbang Agustus karena banyak hari libur,” ungkap Susanto, Ketua Bidang Pemasaran Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Kamis (24/9). Maklum, libur Lebaran membuat pengiriman dan proses produksi CPO menjadi terganggu.

Selain itu, produksi CPO juga masih terganggu kemarau panjang di beberapa wilayah perkebunan sawit. "Padahal seharusnya bulan ini panen puncak," keluh Susanto. Kemarau itu sudah terjadi sejak Juni lalu. Akibat kemarau itu, GAPKI memperkirakan produksi CPO Indonesia bakal cuma mencapai sekitar 20,5 juta ton atau hanya naik sekitar 6% dari produksi tahun lalu. “Sebelumnya perkiraan kami lebih tinggi,” kata Susanto.

Toh, pengusaha yakin ekspor CPO di Oktober akan pulih. Sebab, GAPKI memperkirakan bea keluar CPO Indonesia untuk Oktober tetap sebesar 0%. Soalnya, harga CPO di pasar Rotterdam masih di bawah US$ 700 per ton. Berdasarkan data Bloomberg, harga CPO rata-rata di Rotterdam sebulan terakhir berada di angka US$ 685,43 per ton.

Nah, bea keluar CPO 0% itu akan mendongkrak ekspor. Asal tahu saja, ekspor CPO langsung naik saat bea keluar turun jadi 0% Agustus lalu. Para analis dan pedagang CPO meramal, harga CPO akan tetap rendah. Sebab, produksi kedelai meningkat tajam. Kedelai kerap digunakan sebagai bahan baku alternatif biofuel menggantikan CPO.

Seperti dikutip Bloomberg, Atul Chaturvedi, Presiden Adani Enterprises, perusahaan perdagangan komoditas India meramal, produksi kedelai India bakal naik 12% karena hujan mulai turun.



Asnil Bambani Amri
 
dibaca sebanyak : 545 Kali
 

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: kanal

Filename: news/sharethis_view.php

Line Number: 4

http%3A%2F%2Fwww.kontan.co.id%2Findex.php%2F%2Fnews%2F21954%2FLibur-dan-Kemarau-Hambat-Ekspor-CPO">Share/Bookmark
Font Size : A A A
Tidak terdapat komentar dalam artikel ini
 
TULIS KOMENTAR ANDA

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: kanal

Filename: news/komentar_view.php

Line Number: 37

/news/21954/Libur-dan-Kemarau-Hambat-Ekspor-CPO" method="post" onsubmit="return CheckKomentar(this)">
Nama
Email
Komentar
 
 
Verifikasi gambar CAPTCHA Image
 
  
 
Kontan Online | -
BISNIS
 
 
More News

    A PHP Error was encountered

    Severity: Warning

    Message: Invalid argument supplied for foreach()

    Filename: news/morenews_view.php

    Line Number: 35

Harian Bisnis & Investasi Kontan
Copyright © 2010, Tabloid Kontan - Harian Kontan, Semua hak diindungi undang undang
KOMPAS GRAMEDIA NETWORKS