JAKARTA. Peta perdagangan Indonesia dalam kurun waktu lima tahun terhitung sejak 2004 hingga 2009 mulai berubah. Jika pada 2004 lalu, pangsa pasar produk impor Indonesia banyak didominasi Amerika Serikat (AS), kini produk China berhasil menggantikan posisi barang dari Negeri Paman Sam tersebut.
Pada 2004, pangsa pasar produk impor Amerika Serikat ke Indonesia mencapai 19% dari total impor nasional, sedangkan China baru 7,9%. Namun di 2009 lalu, pangsa pasar barang impor asal China meningkat tajam menjadi 19,7%, sedangkan AS turun menjadi 10,3%. "Artinya impor dari China telah menggantikan impor dari negara lain (salah satunya AS)," kata Wakil Menteri Perdagangan Mahendra Siregar, Selasa (9/2).
Mahendra bilang, kenaikan impor barang dari China tersebut lantaran lonjakan kompetisi dan daya saing produk China kian mampu menggeser posisi AS di Indonesia. Selain itu, pergeseran pangsa pasar tersebut juga karena adanya kenaikan investasi China. "Ada kenaikan investasi China yang mencapai 69% pertahun," tambah Mahendra.