Advertising
/ Home /

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: kanal

Filename: news/news_view.php

Line Number: 3

">

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: kanal

Filename: news/news_view.php

Line Number: 3

 
Jumat, 04 Juli 2008 | 15:47
 

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: kanal

Filename: news/news_view.php

Line Number: 16

/news/502/Indomaret-Siapkan-Rp-25-Miliar-Tambah-Gerai">
 

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: kanal

Filename: news/news_view.php

Line Number: 24

/news/502/Indomaret-Siapkan-Rp-25-Miliar-Tambah-Gerai"> Indomaret Siapkan Rp 25 Miliar Tambah Gerai
 
 

JAKARTA. Salah satu waralaba besar Indonesia, PT Indomarco Prismatama pemilik Indomaret berencana menambah jumlah tokonya. Hingga akhir tahun, Indomaret mentargetkan 300 waralaba baru lagi.

Asisten Direktur Operasional PT Indomarco Prismata Heri S Sudarijanto mengatakan hingga semester I ia telah menambah jumlah waralabanya sebanyak 200 unit. Sehingga, hingga Juni jumlah waralabanya menjadi 2.700 unit. "Tahun ini kita targetkan akan mencapai 3.000," tegasnya.

Menurut Heri, 200 unit ini lebih banyak ia bangun didaerah Jawa, Bali, dan Lampung. Sedangkan waralaba barunya akan dibangun diwilayah Sumatera, diantaranya Medan. Untuk target tersebut, PT Indomarco telah menyiapkan anggaran sebanyak Rp 25 miliar.

Indomaret juga berencana memperluas waralabanya ke Kalimantan dan Sulawesi. "Banyak yang sudah memintanya," tuturnya. Namun, permintaan ini masih dikaji olehnya karena sulitnya sistem distribusi yang akan dilakukannya. Jika jadi, maka ia akan membukanya pada tahun depan.

Bukan hanya Kalimantan dan Sulawesi, Indomaret juga masih mengkaji penambahan waralabanya di wilayah Timur karena terkait dengan sistem distribusi barang yang akan dilakukannya. Sayang, ia masih enggan membicarakan hal itu lebih jauh.

Menurut Heri, banyaknya waralaba yang dibangun karena industri makanan dan minuman tidak akan pernah mati. "Demandnya sangat besar sehingga tidak akan merugikan," tegasnya.

Tahun ini, pembangunan waralaba ini sebesar 50% sahamnya dimiliki Indomaret dan sisanya dimiliki masyarakat. Namun, tahun depan Indomaret akan mengubah prosentasenya menjadi 40% milik Indomaret dan sisanya 60% untuk masyarakat. Hal ini dilakukan agar masyarakat menuai untung yang lebih besar.

Ngadiran, Ketua Asosiasi Pasar Tradisional mengatakan pembangunan Indomaret ini akan mengancam warung dan pasar tradisional masyarakat. Menurutnya, satu pasar modern dapat membunuh minimal 10 warung kecil milik masyarakat.

Oleh karena itu, ia tetap akan memantau pendirian waralaba tersebut karena sangat membahayakan. Namun, jika waralaba tersebut tidak melanggar aturan Undang-undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang.

Jika waralaba itu melanggar maka ia akan melakukan tindakan tegas. Sayang, ia enggan mengatakan lebih lanjut tindakan yang akan dilakukan. Namun, jika tidak melanggar maka ia tidak bisa berbuat apa-apa. "Ya mau gimana lagi," tegasnya.



Abdul Wahid Fauzie
 
dibaca sebanyak : 613 Kali
 

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: kanal

Filename: news/sharethis_view.php

Line Number: 4

http%3A%2F%2Fwww.kontan.co.id%2Findex.php%2F%2Fnews%2F502%2FIndomaret-Siapkan-Rp-25-Miliar-Tambah-Gerai">Share/Bookmark
Font Size : A A A
Tidak terdapat komentar dalam artikel ini
 
TULIS KOMENTAR ANDA

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: kanal

Filename: news/komentar_view.php

Line Number: 37

/news/502/Indomaret-Siapkan-Rp-25-Miliar-Tambah-Gerai" method="post" onsubmit="return CheckKomentar(this)">
Nama
Email
Komentar
 
 
Verifikasi gambar CAPTCHA Image
 
  
 
Kontan Online | -
BISNIS
 
 
More News

    A PHP Error was encountered

    Severity: Warning

    Message: Invalid argument supplied for foreach()

    Filename: news/morenews_view.php

    Line Number: 35

Harian Bisnis & Investasi Kontan
Copyright © 2010, Tabloid Kontan - Harian Kontan, Semua hak diindungi undang undang
KOMPAS GRAMEDIA NETWORKS