INTERNASIONAL
 
Selasa, 13 Oktober 2009 | 13:32
 
 
 
 

SINGAPURA. Harga Emas masih bersinar di pasaran Asia. Harga emas batangan yang biasanya bergerak berbanding terbalik terhadap dolar, meraih keuntungan kesembilan kalinya di sepanjang tahun ini, setelah dolar terperosok 6,3% terhadap enam mata uang negara lainnya.

Kalangan analis memprediksi, kemungkinan harga emas akan memecahkan rekor akibat adanya tanda-tanda pemulihan ekonomi global dan pelemahan nilai tukar dolar AS. Fenomena tersebut mendorong permintaan atas logam mulia sebagai keranjang lindung nilai inflasi.

"Pendorong utama masih dolar AS, yang terus menunjukkan pelemahan, dan kita akan melihat pengujian emas yang lebih tinggi lagi," kata Darren Heathcote, kepala Investec Bank Ltd di Sydney. "Ketika kita mulai melihat lebih banyak bukti pemulihan ekonomi, kita akan melihat katalis mendorong momentum harga emas lebih tinggi."

Emas untuk pengiriman segera diperdagangkan pada level US$ 1,056.20 per ons pukul 12:32 waktu Singapura dibandingkan harga tertinggi US$ 1,061.55 pada 8 Oktober lalu. Dan, hari ini harga emas terendah berada di kisaran US$ 1,051.30.



Dikky Setiawan Bloomberg
 
dibaca sebanyak : 1151 Kali
 
Share/Bookmark
Font Size : A A A
 
 
TULIS KOMENTAR ANDA
Nama
Email
Komentar
 
 
Verifikasi gambar CAPTCHA Image
 
  
 
 
More News