JAKARTA. Setelah sempat melemah, nilai tukar yen terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali menguat. Hingga pukul 17.30 WIB, mata uang yen bertengger di 90,91 yen per dolar AS, atau menguat 0,55% ketimbang hari sebelumnya.
Analis Harumdana Berjangka Andri Zakarias Siregar mengatakan, penurunan tingkat pengangguran di Jepang dari 5,5% di Agustus 2009 menjadi 5,3% pada September 2009 lalu menjadi penyokong penguatan mata uang ini.
Ia mengatakan, yen masih memiliki tren untuk menguat kembali. " November - Desember akan banyak repatriasi perusahaan di Jepang yang membuat permintaan yen meningkat," katanya.
Kepala Divisi Pengembangan Bisnis PT Monex Investindo Futures Apelles Rizal T Kawengian menambahkan, sebenarnya pemerintah Jepang tidak menginginkan mata uangnya terlalu menguat terhadap dolar AS. "Kalau mata uang yen terlalu kuat akan berbahaya bagi ekspornya," kata Apelles.
Hingga akhir tahun, Apelles meramalkan yen akan bergerak stabil di kisaran 88 yen - 91,50 yen per dolar AS.