INVESTASI
 
Selasa, 09 Februari 2010 | 14:06
 
 
 
 

JAKARTA. Perusahaan jasa konstruksi PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) akhirnya memutuskan untuk melikuidasi anak perusahaannya, PT WIKA-NGK Insulators. Kinerja WIKA-NGK yang tidak terlalu bagus dibandingkan anak perusahaan WIKA yang lain dan bisnis WIKA-NGK yang tidak sesuai dengan bisnis inti perusahaan memantapkan keputusan WIKA.

Menurut Natal Argawan Pardede, Sekretaris Perusahaan WIKA, keputusan untuk melikuidasi WIKA-NGK tersebut sudah disetujui oleh Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) WIKA pada 5 Februari lalu. "Tindakan likuidasi tersebut bukan termasuk transaksi material maupun transaksi afiliasi dan benturan kepentingan," tulis Natal dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (9/2).

Sekadar menyegarkan ingatan, akhir tahun lalu WIKA berencana mendivestasi 100% saham WIKA-NGK atau melikuidasinya. Sejatinya, WIKA-NGK merupakan perusahaan patungan antara WIKA dengan NGK Insulators Ltd dan Sumitomo Corporation. Kepemilikan saham WIKA di WIKA-NGK sebesar 18,65%, NGK Insulators Ltd sebesar 54,23%, dan Sumitomo Corporation 27,12%.

Natal pernah menyebutkan, pertumbuhan penjualan Wika-NGK sejak 2000 hingga 2008 hanya 25%. Sedangkan pertumbuhan anak-anak perusahaan lain mencapai 500%-1.000%. Menurutnya, perjanjian BOT (build, operate, and transfer) antara perseroan dan WIKA-NGK akan berakhir pada 2012. WIKA juga tidak berencana memperpanjang perjanjian BOT itu.

Setelah beroperasi 22 tahun, perseroan tidak memperoleh nilai tambah dalam hal alih teknologi. Melalui aksi korporasi itu, WIKA akan fokus pada pengembangan bisnis infrastruktur yang lebih mendukung sinergi kepada bisnis inti perseroan.



Hari Widowati
 
dibaca sebanyak : 253 Kali
 
Share/Bookmark
Font Size : A A A
 
Tidak terdapat komentar dalam artikel ini
 
TULIS KOMENTAR ANDA
Nama
Email
Komentar
 
 
Verifikasi gambar CAPTCHA Image
 
  
 
 
More News