JAKARTA. PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ) semakin fokus ke bisnis susu. Pada 4 Februari lalu, Ultrajaya mendapatkan fasilitas pinjaman dari ANZ Panin Bank Indonesia senilai Rp 130 miliar untuk membiayai perluasan pabrik dan menambah modal kerja perusahaan.
Sekretaris Perusahaan ULTJ Eddi Kurniadi mengatakan, perjanjian fasilitas pinjaman bank tersebut terbagi menjadi dua fasilitas. Pertama, term loan facility senilai Rp 100 miliar yang akan digunakan untuk keperluan perluasan pabrik. "Ini merupakan usaha Ultrajaya untuk meningkatkan kapasitas produksi, termasuk di antaranya untuk perluasan bangunan pabrik dan gudang, dan pembelian mesin-mesin dan peralatan yang masih diperlukan," ujar Eddi dalam suratnya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (9/2). Kedua, trade finance loan facility senilai Rp 30 miliar yang akan digunakan untuk keperluan modal kerja Ultrajaya.
Dalam tiga bulan ke depan, Eddi bilang, Ultrajaya tidak memiliki rencana untuk melakukan aksi korporasi apapun, kecuali menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Bandung.