KEUANGAN
 
Kamis, 04 Maret 2010 | 13:41
 
 
 
 

JAKARTA. Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia hari ini memutuskan BI Rate tatap 6,5%.

Pertimbangan BI untuk tidak mengubah bunga acuan, antara lain setelah melihat tingkat bunga yang ada sekarang masih pas dengan target pencapaian sasaran inflasi tahun 2010 dan 2011 sebesar 5%±1%. Selain itu BI merasa bunga 6,5% cukup pas bagi upaya memperkuat proses pemulihan perekonomian, stabilitas keuangan, serta intermediasi perbankan.

Dewan Gubernur BI berpendapat, pemulihan ekonomi Indonesia terus berlangsung dan cenderung membaik ketimbang perkiraan diawal tahun. Selain itu, tingkat konsumsi swasta terlihat meningkat, kinerja ekspor mulai mencatat pertumbuhan yang positif sejalan dengan semakin membaiknya prospek pemulihan ekonomi dunia.

Peningkatan ekspor tidak hanya terjadi pada komoditas pertambangan dan pertanian, tetapi juga dialami ekspor manufaktur. Terutama ke negara-negara di kawasan Asia maupun ke Amerika Serikat.



Syamsul Ashar
 
dibaca sebanyak : 368 Kali
 
Share/Bookmark
Font Size : A A A
 
Tidak terdapat komentar dalam artikel ini
 
TULIS KOMENTAR ANDA
Nama
Email
Komentar
 
 
Verifikasi gambar CAPTCHA Image
 
  
 
 
More News