Jumat, 17 Juli 2009 | 11:20
JAKARTA. Ledakan yang terjadi di Hotel JW Marriot dan Ritz Carlton memakan korban 9 orang. Menko Polkam Widodo AS yang bertandang ke hotel JW Marriot, Mega Kuningan mengatakan, bom meledak dan memiliki daya ledakan yang tinggi. "Ini jenisnya high explosive," ujar Widodo AS.
Ia melanjutkan, ke-9 korban yang tewas itu berada di dua lokasi yang berbeda. Sebanyak 6 korban tewas di JW Marriot, sedangkan 2 orang lainnya tewas di Ritz Carlton. Sedangkan satu orang meninggal sudah dibawa ke RS Medistra. Di antara ke-9 korban itu, Presiden Direktur PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB), Timothy Mackay ikut menjadi korban dan tewas akibat bom tersebut. Menurut salah public relations SMCB, Tim berada di JW Marriot untuk melakukan breakfast meeting.
Dari pantauan KONTAN, akses masuk kawasan Mega Kuningan ditutup total. Pihak Kepolisian menjaga ketat seluruh pintu masuk ke kawasan tersebut dan hanya membuka akses untuk ambulan dan karyawan di sekitar lokasi tersebut.
Menurut Widodo, ledakan tersebut terjadi sebanyak dua kali. Pertama, terjadi di lobi hotel JW Marriot pukul 07.45 WIB dan di Ritz Carlton pukul 07.47 WIB.
Fitri Nur Arifenie
dibaca sebanyak : 2936 Kali
-
Jatiblogger(Jumat, 17 Juli 2009 | 12:44 )
Wah apa kata dunia nih...
-
Irez rumdel(Jumat, 17 Juli 2009 | 01:21 )
semoga diberi ketabahan bagi para keluarga korban, kenapa teror masih ada di indonesia ? karena spesialis na nurdin M TOP belum di tangkap, mending kita ikut buru si nurdin itu he he he
-
Arlina(Jumat, 17 Juli 2009 | 02:43 )
jakarta terluka kembali....... Untuk ke-sekian kalinya ibu kota negara kita menjadi sasaran empuk orang-orang yang mementingkan keperluan mereka sendiri. Dimanakah keberadaan badan intelejen kita???
-
Henky(Jumat, 17 Juli 2009 | 02:50 )
secpt mgkn plakunya ditgkp dan dhkm mati.dan jumlh intljn diprbyk khusnya didaerh2 yg bnyk diknjngi wna.
-
Yani(Jumat, 17 Juli 2009 | 04:26 )
Tega banget sih,dimana rasa prikemanusiaan mu wahai teroris,hoby ko ngbom