NASIONAL
 
Kamis, 17 September 2009 | 13:31
 
 
 
 

Jakarta. Pihak Kepolisian terus mempersempit ruang gerak pelaku terorisme di Tanah Air. Setelah berhasil menembak mati Ibrohim, buronan pelaku pengeboman Hotel Mega Kuningan di Temanggung Jawa Tengah, Agustus lalu, hari ini (17/9) Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 kembali mengulangi kesuksesannya.

Dalam sebuah penggerebekan di sebuah rumah di Solo, Jawa Tengah, polisi berhasil menembak mati empat orang teroris yang diduga sebagai pelaku teroris. Bahkan, salah satu korban tewas diduga kuat sebagai Noordin Mohamad Top, gembong teroris nomor wahid yang dicari pihak kepolisian Indonesia.

Dugaan tewasnya Noordin M.Top dalam penggerebekan itu pun semakin mengua, setelah Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Nanan Soekarna mengungkapkan bahwa lokasi penggerebekan kerap disinggahi oleh buronan Noordin M. Top. "Rumah itu pernah jadi persinggahan Nurdin dan memang disewakan secara sengaja oleh susilo," katanya, Kamis (17/8).

Nanan juga memastikan di rumah tersebut terdapat berbagai bahan peledak dan sejumlah senjata. "Mereka masih berkaitan dengan Daftar Pencarian Orang kasus peledakan hotel Mega Kuningan," tambah Nanan.

Untuk memastikan jenazah korban, Nanan menjelaskan, jenazah sudah diterbangkan ke Jakarta dan akan dilakukan pemeriksaan di Rumah Sakit Polri di Kramat Jati. "Detail identitas yang tewas nanti setelah dokter forensik menentukan dari DNA dan sidik jari," tegasnya.



Epung Saepudin
 
dibaca sebanyak : 1205 Kali
 
Share/Bookmark
Font Size : A A A
 
 
TULIS KOMENTAR ANDA
Nama
Email
Komentar
 
 
Verifikasi gambar CAPTCHA Image