NASIONAL
 
Rabu, 10 Maret 2010 | 14:48
 
 
 
 

JAKARTA. Perburuan terorisme terus berlanjut. Pihak polisi secara resmi mengumumkan siapa saja yang tewas dalam penggerebekan oleh Densus 88 di Pamulang kemarin. Mereka yang yang tewas yaitu: Yahya Ibrahim alias Mansyur alias Fahri Ardiansyah. Orang yang memiliki persenjataan dan mendanai kegiatan.

Ia diketahui baru mendapat Rp 500 juta aliran dana untuk kegiatan teror tersebut. Diduga ia memiliki kemampuan merakit bom di atas Dr Azhari. "Ditembak mati lengkap dengan senjata api di dalamnya," tegas Kapolri. Kemudian Ridwan dan Azam tertembak mati. Adapun yang masih hidup yakni pengawal Yahya, yakni Bakti alias Abu Haikal dan Syaiful alias Imam asal Medan.

Kabareskrim Polri Komisaris Jenderal Ito Sumardi berjanji akan memprioritaskan penangkapan hidup-hidup para buronan teroris yang kini masih diburu. "Ke depan berusaha menangkap hidup-hidup. Kita akan prioritaskan," katanya.

Ito bilang, dalam penggerebekan di Pamulang kemarin berhasil disita satu unit komputer jinjing alias laptop. Namun, ia enggan membocorkan pada media data apa saja yang ada dalam komputer tersebut.



Epung Saepudin
 
dibaca sebanyak : 299 Kali
 
Share/Bookmark
Font Size : A A A
 
Tidak terdapat komentar dalam artikel ini
 
TULIS KOMENTAR ANDA
Nama
Email
Komentar
 
 
Verifikasi gambar CAPTCHA Image