CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS995.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.30%
  • RD.CAMPURAN -0.02%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.01%

Tag

AEoI

AEoI
Menteri Keuangan Sri Mulyani saat Kick Off UU Sosialisasi UU HKPD.

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Indonesia terus mempersiapkan diri agar bisa melaksanakan kesepakatan pajak internasional yang mulai berlaku pada tahun depan. Dengan kesepakatan global setiap perusahaan internasional wajib membayar pajak penghasilan sebesar 15% kepada negara tempat penghasilan tersebut mereka dapat.

Penguatan kesepakatan pajak global ini terus dilakukan Indonesia saat menjadi Presidensi G20. Menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kesepakatan ini untuk mengantisipasi perkembangan dunia usaha di bidang digital karena saat ini ada cryptoasset, cryptocurrency dan produk digital lain. "Di G20 kita ada kesepakatan pajak global agar pelaku, wajib pajak besar dan kecil tidak lagi menghindari pajak, dengan mengalihkan ke negara tax haven," katanya pekan lalu.

Menkeu mencontohkan di Amerika Serikat saat ini banyak perusahaan besar pindah ke Irlandia karena mendapatkan tawaran tarif pajak nol persen. "Sekarang ada minimum tax level sebesar 15% dan ada agreement pajak digital sehingga di manapun operasi perusahaan di seluruh dunia bisa dikenai pajak.

BERITA TERKAIT
Berita Lainnya

[X]