kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS783.000 0,51%
  • RD.SAHAM -0.03%
  • RD.CAMPURAN 0.00%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.04%

Tag

Arak

Indonesia kaya akan produk kuliner tradisional salah satunya minuman berfermentasi. Minuman beralkohol dengan kearifan lokal ini diwarisi sejak nenek moyang.
Indonesia kaya akan produk kuliner tradisional salah satunya minuman berfermentasi. Minuman beralkohol dengan kearifan lokal ini diwarisi sejak nenek moyang.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sinergi Bea Cukai dengan pemerintah daerah untuk memfasilitasi perdagangan kian gencar dilakukan. Kali ini Bea Cukai turut mengambil peran dalam penerbitan Peraturan Gubernur Bali nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Kelola Minuman Fermentasi dan/atau Distilasi Khas Bali. Hal ini sejalan dengan misi Bea Cukai untuk memfasilitasi industri dan perdagangan.

Gubernur Bali, I Wayan Koster mengungkapkan bahwa terbitnya peraturan ini dilatarbelakangi oleh minuman fermentasi dan/atau distilasi khas Bali, sebagai salah satu sumber keragaman budaya Bali yang perlu dilindungi, dipelihara, dikembangkan, dan dimanfaatkan untuk mendukung pemberdayaan ekonomi berkelanjutan dengan berbasis budaya.

“Diharapkan dengan terbitnya Pergub ini dapat memberikan kepastian berusaha, kepastian hukum, dan pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha minuman fermentasi dan/atau distilasi khas Bali,” jelas Koster dalam siaran pers, Senin (17/2).

BERITA TERKAIT
Berita Lainnya

Close [X]