kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS945.000 0,53%
  • RD.SAHAM -0.46%
  • RD.CAMPURAN -0.09%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.01%

Tag

Aset Bank

Aset Bank
Warga menggunakan QRIS untuk melakukan pembayaran iuran pengelolaan lingkungan di RT02/22 Perumahan Puri Bintaro Indah Tangerang Selatan, Minggu 911/7)./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/11/07/2021.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank Indonesia (BI) melihat Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai game changer pada sistem pembayaran. Lihatlah salah satu keunggulan QRIS di masa pandemi ini: transaksi bisa dilakukan tanpa tatap muka. Maka, Asisten Gubernur, Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran BI Filianingsih Hendarta menyatakan akan menambah fitur tarik, transfer, dan setor pada layanan QRIS.

Ia menyebut fitur teranyar ini akan memperkuat dan mendukung transaksi masyarakat di tengah PPKM darurat. Terlebih, pada pekan pertama PPKM darurat ini, transaksi QRIS mencapai 8,37 juta kali naik 7,63% dibandingkan dengan pekan sebelumnya.
Adapun nominal transaksinya mencapai Rp 727,2 miliar atau meningkat 32,5% dalam satu pekan. Saat ini sudah ada 7,7 juta merchant mengadopsi QRIS; dari target 12 juta merchant di tahun 2021.

Bank Mandiri menilai, tambahan fitur QRIS ini akan diimplementasikan kepada para agen laku pandai. SVP Micro Development & Agent Banking Group Bank Mandiri, Ashraf Farahnaz, menyebut fitur itu akan dikembangkan pada aplikasi Mandiri Agen.
"Dengan demikian, transaksi keagenan semakin digital, di mana agen dapat menerima tarik, setor, transfer di agen menggunakan uang elektronik atau aplikasi pembayaran QR yang dimiliki,” ujarnya kepada KONTAN, Jumat (16/7).
Transaksi QRIS Naik

BERITA TERKAIT
Berita Lainnya

[X]