kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS934.000 -1,06%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Tag

Bank Sentral Eropa

Passersby wearing protective face masks following an outbreak of the coronavirus disease (COVID-19) are reflected on a screen displaying stock prices outside a brokerage in Tokyo, Japan, March 17, 2020. REUTERS/Issei Kato
Passersby wearing protective face masks following an outbreak of the coronavirus disease (COVID-19) are reflected on a screen displaying stock prices outside a brokerage in Tokyo, Japan, March 17, 2020. REUTERS/Issei Kato

KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Dollar melonjak terhadap semua mata uang yang lain pada Kamis (19/3). Ini terjadi setelah langkah stimulus yang dilakukan oleh bank sentral di Eropa, Jepang, Amerika Serikat dan Australia gagal meenghentikan gelombang aksi panik jual. 

"Tidak ada pembeli, tidak ada banyak yang punya likuiditas dan semua orang memilih keluar," kata Chris Weston, Kepala Riset Piala Melbourne Pepperstone seperti dikutip Reuters. Saham, obligasi, emas, dan komoditas jatuh lantaran dunia berjuang untuk menahan virus corona dan membutuhkan dana tunai.

"Kami hidup dalam masa yang luar biasa dan menantang," kata Gubernur Reserve Bank of Australia Philip Lowe dalam pidato yang disiarkan di seluruh negeri. Dolar Australia yang sensitif terhadap pertumbuhan hancur 3% ke level terendah 17 tahun dan telah jatuh lebih dari 20% tahun ini.

BERITA TERKAIT
Berita Lainnya

Close [X]