kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS926.000 -0,11%
  • RD.SAHAM -0.33%
  • RD.CAMPURAN -0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Tag

BBNI

BBNI
Nasabah milenial mengakses internet banking salah satu bank BUMN di kedai kopi Jakarta, Jumat (5/3)./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/05/03/2021.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perlambatan penyaluran kredit akibat pandemi corona (Covid-19) yang berlangsung sejak tahun 2020 lalu berdampak pada menyusutnya laju margin bunga bersih atau net interest margin (NIM) perbankan. Data sementara Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan, per akhir Februari 2021, total NIM perbankan ada di level 4,47%.

Posisi itu lebih rendah dibandingkan data NIM Bank Umum Konvensional (BUK) secara industri yang ada di kisaran 4,66% per Januari 2021. Tapi, kabar baiknya, Januari 2021, total pendapatan bunga bersih perbankan sudah bergerak naik ke angka Rp 388,25 triliun, meningkat 1,16% dari Januari 2020.

Hal itu menandakan, ruang peningkatan NIM di tahun 2021 sudah mulai terbuka. Bank BNI, misalnya, memproyeksi, tahun ini, akan menjadi momentum kebangkitan perekonomian terutama karena adanya vaksinasi dan sejumlah stimulus dari pemerintah.

BERITA TERKAIT
Berita Lainnya

[X]