kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS991.000 1,02%
  • RD.SAHAM -0.07%
  • RD.CAMPURAN 0.04%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.07%

Tag

Berat badan

Selain Telur, Ini 9 Makanan yang Bisa Bantu Turunkan Berat Badan

Berat badan

KONTAN.CO.ID - Komposisi yang tepat dari diet yang beragam, seimbang dan sehat akan bervariasi tergantung pada karakteristik individu (misalnya usia, jenis kelamin, gaya hidup dan tingkat aktivitas fisik), konteks budaya, makanan yang tersedia secara lokal dan kebiasaan diet. Namun, prinsip dasar dari apa yang merupakan diet sehat tetap sama.

Melansir laman WHO, untuk orang dewasa, diet sehat meliputi hal-hal berikut:

  • Buah, sayuran, kacang-kacangan (misalnya lentil dan kacang-kacangan), kacang-kacangan dan biji-bijian (misalnya jagung yang belum diproses, millet, oat, gandum dan beras merah).
  • Setidaknya 400 g (yaitu lima porsi) buah dan sayuran per hari, tidak termasuk kentang, ubi jalar, singkong dan akar bertepung lainnya.
  • Kurang dari 10% dari total asupan energi dari gula bebas, yang setara dengan 50 g (atau sekitar 12 sendok teh tingkat) untuk seseorang dengan berat badan sehat yang mengonsumsi sekitar 2000 kalori per hari, tetapi idealnya kurang dari 5 % dari total asupan energi untuk manfaat kesehatan tambahan.¬†Gula bebas adalah semua gula yang ditambahkan ke makanan atau minuman oleh produsen, juru masak atau konsumen, serta gula alami yang ada dalam madu, sirup, jus buah, dan konsentrat jus buah.
  • Kurang dari 30% dari total asupan energi dari lemak. Lemak tak jenuh (ditemukan dalam ikan, alpukat dan kacang-kacangan, dan dalam bunga matahari, kedelai, kanola dan minyak zaitun) lebih disukai daripada lemak jenuh (ditemukan dalam daging berlemak, mentega, minyak kelapa sawit dan kelapa, krim, keju, ghee dan lemak babi) dan lemak trans.
  • Kurang dari 5 g garam (setara dengan sekitar satu sendok teh) per hari. Garam harus beryodium.

Disarankan bahwa asupan lemak jenuh dikurangi menjadi kurang dari 10% dari total asupan energi dan lemak trans menjadi kurang dari 1% dari total asupan energi. Secara khusus, lemak trans yang diproduksi secara industri bukan merupakan bagian dari diet sehat dan harus dihindari.

BERITA TERKAIT
Berita Lainnya

[X]