kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS948.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.61%
  • RD.CAMPURAN -0.21%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Tag

Brexit

Brexit
Meskipun telah menyediakan £ 1 miliar atau US$ 1,4 miliar, Inggris tertinggal jauh dari Uni Eropa dan China. REUTERS/Tom Nicholson

KONTAN.CO.ID - LONDON. Meskipun telah menyediakan £ 1 miliar atau US$ 1,4 miliar untuk memulai industri baterai dalam rantai pasokan kendaraan listrik (EV), Inggris masih tertinggal jauh dari Uni Eropa dan China. Selain kalah cepat bergerak, pengembangan industri kendaraan listrik Inggris berjalan tanpa koordinasi.

Padahal tenggat waktu larangan penjualan mobil bahan bakar tahun 2030. Sementara batas akhir pengurangan produksi mobil hibrida mulai tahun 2035.

Sementara pertaruhan Inggris dalam mengembangkan ekosistem kendaraan listrik sangat besar pasca Brexit. Untuk terus menjual mobil ke 27 negara Uni Eropa tanpa tarif, Inggris harus memenuhi aturan asal atau rules of origin yakni 70% kandungan bahan produksi berasal dari dalam negeri atau Uni Eropa mulai tahun 2027. 

BERITA TERKAIT
Berita Lainnya

[X]