kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS930.000 0,65%
  • RD.SAHAM 0.83%
  • RD.CAMPURAN 0.50%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.03%

Tag

Budi Gunadi Sadikin

Budi Gunadi Sadikin
Warga mencari informasi tentang keaktifan keanggotaan BPJS Kesehatan melalui aplikasi Mobile JKN di Jakarta, Selasa (3/11/2020). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/foc.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terus berupaya melakukan perbaikan dan transformasi manajemen Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Salah satu yang dilakukan adalah melakukan perbaikan data kepesertaan, terutama peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) atau subsidi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Ghufron Mukti menjelaskan, akurasi data peserta JKN ini menjadi poin krusial dan penting dalam perbaikan pelayanan BPJS Kesehatan ke depan. "Kami kerja sama dengan Kementerian Sosial (Kemsos) untuk meningkatkan dan optimalisasi data, ini memang perlu kita kuatkan," kata Ali, Minggu (11/4).

Ali mengklaim perbaikan data peserta PBI ini memang sudah mulai dilakukan BPJS Kesehatan. Menurut Ali, hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) sejak 2018 lalu, ada 27 juta data peserta JKN yang kurang valid. Lalu, BPJS Kesehatan melakukan validasi sehingga saat ini tinggal 1,46 juta data yang divalidasi, kebanyakan di Papua.

BERITA TERKAIT
Berita Lainnya

[X]