kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS930.000 -0,21%
  • RD.SAHAM -1.07%
  • RD.CAMPURAN -0.35%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.08%

Tag

Bus Akap

Bahan Bakar yang Membakar Harga Barang dan Jasa

Bus Akap

KONTAN.CO.ID -  Sigit Haryono, pengemudi bus antar kota antar provinsi (AKAP) tujuan Solo-Pekanbaru, bisa bernafas lega karena mendapatkan solar bersubsidi. Di sepanjang perjalanan melintasi banyak kota di provinsi di Sumatra, Sigit tak lagi kesulitan mengisi solar bersubsidi yang kerap kehabisan di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Pengalaman ini dirasakan oleh Sigit setelah pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi mulai Sabtu (3/9) lalu. Harga solar, yang dulunya dijual Rp 5.150 per liter, kemudian naik menjadi Rp 6.800 per liter. "Saya heran, setelah harga naik, pasokan solar di SPBU itu mengalir lancar," kata Sigit yang dihubungi KONTAN ketika melewati jalur lintas Sumatra.

Pemandangan berbeda terjadi pada hari-jari sebelum kenaikan harga BBM. Sigit harus antre berjam-jam agar bisa mendapatkan solar bersubsidi untuk di isi ke tangki busnya. Jika tak beruntung, Sigit kerap menemukan SPBU tak lagi menjual solar bersubsidi dengan alasan stoknya habis.

BERITA TERKAIT
Berita Lainnya

[X]