kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS961.000 0,42%
  • RD.SAHAM -0.05%
  • RD.CAMPURAN -0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.02%

Tag

CIMB Niaga

Nasabah melakukan transaksi dengan kartu atm berchip di salah satu gerai atm di Jakarta, Senin (20/7)./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/20/07/2020.
Nasabah melakukan transaksi dengan kartu atm berchip di salah satu gerai atm di Jakarta, Senin (20/7)./pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/20/07/2020.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bank-bank besar sudah mengimplementasikan kewajiban kartu debit atau ATM berbasis cip lebih dari 70%. Hasil itu melampaui ketentuan yang ditetapkan Bank Indonesia (BI), yaitu mencapai 70% di akhir tahun. Angka itu diturunkan dari ketentuan semula, yaitu 80%, akibat adanya pandemi.

Perbankan tetap mendorong agar migrasi kartu debit biasa ke kartu menggunakan cip berjalan lebih cepat, untuk meningkat sistem keamanannya. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) yang dikenal memiliki banyak nasabah telah mengimplementasikan kartu debit cip sebanyak 44,8 juta kartu per Oktober 2020. Jumlah itu setara 71,02% dari total kartu ATM yang diterbitkan perseroan.

Aestika Oryza, Sekretaris Perusahaan BRI mengatakan, migrasi kartu ATM berbasis magnetic stripe ke kartu cip meningkat cukup banyak dalam dua bulan terakhir, atau setelah masa transisi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). "Dua bulan terakhir, migrasi kartu di atas 1,7 juta per bulannya. Sementara di masa PSBB hanya sekitar 1,1 juta kartu," ujar dia ke KONTAN, Rabu (2/12).

BERITA TERKAIT
Berita Lainnya

[X]