kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS809.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Tag

Default

Yuan China. REUTERS/Thomas White/Illustration/File Photo GLOBAL BUSINESS WEEK AHEAD
Yuan China. REUTERS/Thomas White/Illustration/File Photo GLOBAL BUSINESS WEEK AHEAD

KONTAN.CO.ID - BEIJING. Kasus gagal bayar alias default di Asia diramal akan semakin tinggi tahun depan. Melansir Bloomberg, titik panas kasus ini akan terkonsentrasi di China dan India.

Banyak investor yang memprediksi hanya sedikit dana talangan (bailout) yang dikeluarkan oleh pemerintah China mengingat Beijing baru-baru ini membiarkan pedagang komoditas Tewoo Group default dalam gagal bayar terbesar pada obligasi dollar oleh perusahaan milik negara dalam dua dekade terakhir.

Perusahaan-perusahaan di wilayah tersebut telah melakukan pembelian yang dipicu oleh utang. Faktor-faktor itu dapat membuat keadaan menjadi lebih buruk pada tahun 2020 setelah gagal bayar di daratan Tiongkok mencapai rekor pada tahun 2019.

BERITA TERKAIT
Berita Lainnya

Close [X]