kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS876.000 -1,35%
  • RD.SAHAM -0.17%
  • RD.CAMPURAN -0.05%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.12%

Tag

defisit anggaran

Gubernur BI Perry Warjiyo memaparkan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia di Jakarta, Selasa (9/5/2020).
Gubernur BI Perry Warjiyo memaparkan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia di Jakarta, Selasa (9/5/2020).

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Pemerintah memastikan kalau defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2020 melebar hingga 6,34% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Pelebaran ini disebabkan oleh perkembangan penggunaan anggaran dalam penanganan Covid-19.

Pelebaran defisit tersebut berarti kebutuhan pembiayaan meningkat menjadi Rp 1.039,2 triliun dan meningkat dari perkiraan defisit di dalam Peraturan Presiden (Perpres) 54 yang sebesar Rp 852,9 triliun atau 5,07% PDB.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkapkan, dengan defisit melebar menuju 6,34% PDB, maka juga akan ada peningkatan alokasi dari BI untuk pembiayaan APBN 2020 yang above the line.

BERITA TERKAIT
Berita Lainnya

[X]