kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS938.000 -0,85%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Tag

emiten ritel

Aktivitas produksi air mineral dalam kemasan (AMDK) Le Minerale di pabrik Mayora Grup, Kejayan, Pasuruan, Jawa Timur, Rabu (16/10/2019).  Surya/Ahmad Zaimul Haq
Aktivitas produksi air mineral dalam kemasan (AMDK) Le Minerale di pabrik Mayora Grup, Kejayan, Pasuruan, Jawa Timur, Rabu (16/10/2019).  Surya/Ahmad Zaimul Haq

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. PT Mayora Indah Tbk (MYOR) pada 2019 mencatatkan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada entitas induk alias laba bersih sebesar Rp 1,98 triliun. Angka ini naik 15,78% dibandingkan tahun sebelumnya Rp 1,71 triliun.

Sumber kenaikan laba bersih perusahaan ini adalah kenaikan penjualan bersih sebesar Rp 25,02 triliun, meningkat 3,99% dari periode sama tahun sebelumnya Rp 24,06 triliun.
Selain itu, dalam laporan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Selasa (7/4), manajamen perusahaan ini menyebut: beban pokok penjualan perusahaan ini juga turun 13,17% menjadi Rp 17,10 triliun dari sebelumnya Rp 17,66 triliun. Dengan begitu, laba bruto perusahaan ini mencapai Rp 7,91 triliun dari semula Rp 6,39 triliun. 

Manajemen Mayora menjelaskan, laba usaha perseroan pada 2019 meningkat 20,99% menjadi Rp 3,17 triliun dari periode sama 2018 sebesar Rp 2,62 triliun. Laba sebelum pajak naik 13,44% menjadi Rp 2,70 triliun dari Rp 2,38 triliun. 

BERITA TERKAIT
Berita Lainnya

Close [X]