kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS793.000 0,63%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Tag

Energi Baru Terbarukan

Petugas melakukan perawatan panel surya di atap Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, Rabu (31/7/2019). AESI meyakini PLTS atap akan jadi ujung tombak pengembangan EBT di Indonesia.
Petugas melakukan perawatan panel surya di atap Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, Rabu (31/7/2019). AESI meyakini PLTS atap akan jadi ujung tombak pengembangan EBT di Indonesia.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI) melihat potensi pemanfaatan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap cukup besar di Indonesia.

Sekretaris Jenderal AESI Arya Rezavidi menilai, percepatan pengembangan PLTS atap di Indonesia sejatinya tidak hanya mengandalkan proyek-proyek dari pemerintah. Di lain pihak, pihak-pihak swasta baik dari industri maupun komersial juga bisa mengembangkan PLTS atap dengan memasang sendiri pembangkit tersebut di gedung perkantorannya.

“Mereka (pihak swasta) bahkan tidak perlu anggaran pemerintah,” kata Arya ketika dihubungi Kontan.co.id, Kamis (20/2).

BERITA TERKAIT
Berita Lainnya

Close [X]