CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS987.000 -0,20%
  • RD.SAHAM -0.30%
  • RD.CAMPURAN -0.02%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.01%

Tag

Energi Baru Terbarukan Ebt

Energi Baru Terbarukan Ebt
IESR kemukakan sejumlah poin yang harus dievaluasi dalam pelaksanaan Renewable Energy Certificate (REC). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/hp.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Institute for Essential Services Reform (IESR) mencermati ada sejumlah poin yang harus dievaluasi dalam pelaksanaan sertifikat energi baru terbarukan (EBT) atau Renewable Energy Certificate (REC) saat ini. 

Sebagai informasi saja, Renewable Energy Certificate (REC) adalah produk layanan PLN yang mengakomodir keinginan perusahaan-perusahaan untuk mendapatkan pengakuan bahwa listrik yang dimanfaatkannya bersumber dari EBT. Karena setiap satu unit REC merepresentasikan satu MWh listrik yang digunakan berasal dari pembangkit hijau. 

Adapun dalam surat bernomor 43803/KEU.01.02/D01020300/2022 bertanggal 2 Agustus 2022, Manajemen PLN mengatakan bahwa penerbitan Renewable Energy Certificate (REC) dan sumber pembangkit yang ada di sistem kelistrikan PLN (baik PLN maupun IPP) hanya dilakukan oleh PLN.

BERITA TERKAIT
Berita Lainnya

[X]