kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS998.000 -0,60%
  • RD.SAHAM -0.07%
  • RD.CAMPURAN 0.04%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.07%

Tag

Grup Bakrie

Sempat Terancam Pailit, Bumi Resources (BUMI) Kini Hidup Tanpa Beban Utang

Grup Bakrie
Stasiun pengumpul batu bara milik PT Kaltim Prima Coal (KPC) di Sangatta, Kalimantan Timur. KONTAN/Cheppy A. Muchlis

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bumi Resources Tbk (BUMI) akan merilis 27,48 miliar saham baru seri C senilai total Rp 2,20 triliun pada 2 Desember 2022 mendatang, untuk benar-benar bebas dari utang. Lewat skema private placement, saham baru seri C itu akan dialokasikan bagi pelaksanaan obligasi wajib konversi (OWK) BUMI milik, salah satunya China Investment Corporation (CIC) sebuah sovereign wealth fund asal China yang mengelola dana tidak kurang dari US$ 1,2 triliun di akhir tahun 2021.

Private placement pada harga Rp 80 per saham itu akan menempatkan CIC sebagai investor strategis BUMI dengan porsi kepemilikan 10,75%. "Pemegang 100% obligasi wajib konversi (OWK) akan mengkonversi haknya pada 5 Desember 2022. BUMI sepenuhnya akan terbebas dari utang," tutur Dileep Srivastava Direktur dan Sekretaris Perusahaan BUMI, Senin (28/11).

Saat ini, CIC lewat afiliasinya, Chengdong Investment Corporation (Chengdong) mengapit 14,84 miliar (4,32%) saham BUMI. CIC memiliki OWK BUMI sejumlah US$ 142 juta, atau setara 10,7% dari total restrukturisasi utang BUMI kepada CIC tahun 2016 silam senilai total US$ 1,33 miliar.

BERITA TERKAIT
Berita Lainnya

[X]