CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS995.000 -0,10%
  • RD.SAHAM -0.30%
  • RD.CAMPURAN -0.02%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.01%

Tag

harga komoditas

harga komoditas
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berjalan menuju podium untuk memberikan keterangan pers hasil Sidang Kabinet Paripurna di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (8/8/2022). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/wsj.

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Ancaman resesi ekonomi global kian nyata. Pemerintah pun menyusun strategi agar Indonesia terhindar dari dampak resesi ini.  Salah satunya, menyiapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2023 yang bisa menjadi bekal menghadapi risiko resesi. 

Kemarin (8/8), penyusunan rancangan APBN 2023 menjadi pembahasan pada rapat kabinet di Istana Presiden. Seusai rapat kabinet, Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan, Presiden Joko Widodo memerintahkan agar terus menguji ketahanan (stress test) APBN untuk menghadapi kondisi global saat memburuk. Pemeritah berjanji akan  menjadikan APBN sebagai peredam guncangan atau shock absorber krisis.

Namun demikian, Menkeu Sri Mulyani mengakui, ruang fiskal APBN tahun depan kian sempit. Sebab, berkah kenaikan harga komoditas (windfall profit) di tahun ini diprediksikan tidak akan terulang di tahun depan. Walhasil, kantong negara bisa lebih cekak.

BERITA TERKAIT
Berita Lainnya

[X]