kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS987.000 -0,20%
  • RD.SAHAM -0.30%
  • RD.CAMPURAN -0.02%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.01%

Tag

ICDX

ICDX
Research & Development ICDX, Girta Yoga menjelaskan beberapa katalis yang ada, di kuartal III-2022 ini pergerakan harga minyak masih bullish & Pakta Produksi Opec+ yang hingga saat ini tidak ada sinyal untuk berlanjut akan mempengaruhi pasokan di pasar.  

KONTAN.CO.ID - Saat ini, beberapa negara seperti Amerika, Australia, Inggris dan lainnya tengah mengalami inflasi. Bagi beberapa negara, inflasi yang terjadi pada tahun ini menjadi inflasi tertinggi dalam dekade terakhir. Inflasi domestik yang terus mengalami peningkatan disebabkan karena tingginya tekanan sisi penawaran. Hal ini seiring dengan kenaikan harga komoditas dunia.

Selain itu, konflik Geopolitik yang masih terjadi antara Rusia-Ukraina juga masih menjadi penyebab harga komoditas yang tinggi dan terus meningkat. Kondisi ini menyebabkan berkurangnya produksi serta impor yang berasal dari negara tersebut. Seperti yang diketahui bahwa Ukraina merupakan salah satu negara pemasok gandum terbesar di perdagangan dunia, dan Rusia yang merupakan negara kedua terbesar di dunia pemasok minyak mentah.

“Konflik Geopolitik Rusia-Ukarina masih memiliki dampak yang besar bagi supply energi, seperti pasokan energi dari Russia ke Eropa yang memberikan dampak terhadap pihak luas. Konflik ini berdampak pada kenaikan harga bahan bakar yang berimbas pada tinggi dan naiknya harga komoditas global, yang merupakan kebutuhan masyarakat sehingga pada akhirnya mengakibatkan inflasi pada setiap negara“ ujar Vice President of Research and Development, Isa Djohari.

BERITA TERKAIT
Berita Lainnya

[X]