kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS927.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.33%
  • RD.CAMPURAN -0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Tag

Indonesia Investment Authority (INA)

Indonesia Investment Authority (INA)
Ekspor perdana produk baja Krakatau Steel pada 2021 melalui pelabuhan Krakatau Bandar Samudera, Cilegon, Banten.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) berencana membentuk subholding Sarana Infrastruktur. Struktur baru ini ditargetkan rampung pada akhir Mei 2021. Setelah terbentuk gabungan anak usaha tersebut, manajemen KRAS langsung menyiapkan agenda initial public offering (IPO) pada kuartal I-2022.

Krakatau Steel akan membentuk subholding dari beberapa anak usaha di bidang penyediaan energi, penyediaan air bagi pelanggan industri, pelabuhan dan kawasan industri. Anak usaha KRAS masing-masing adalah PT Krakatau Daya Listrik (KDL), PT Krakatau Tirta Industri (KTI), PT Krakatau Bandar Samudera (KBS), dan PT Krakatau Industrial Estate Cilegon (KIEC).

Direktur Utama PT Krakatau Steel Tbk, Silmy Karim mengonfirmasi, pihaknya sedang memproses pembentukan subholding Sarana Infrastruktur yang meliputi kajian hukum, pajak dan lain-lain. Proses tersebut bergulir secara paralel mengingat KRAS juga mengajukan persetujuan pembentukan subholding kepada para pemegang sahamnya.

BERITA TERKAIT
Berita Lainnya

[X]