kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS918.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.15%
  • RD.CAMPURAN 0.00%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Tag

JPY

JPY
Mata uang euro, yen Jepang, dollar Australia, hingg franc Swiss menarik dikoleksi di tengah tren penurunan dollar AS. REUTERS/Kacper Pempel/Illustration/File Photo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Investasi dalam bentuk valuta asing alias valas masih prospektif. Di tengah situasi tahun depan yang mulai pulih meski masih belum benar-benar pasti, investor bisa mencuil cuan dari perdagangan valas alias forex trading.

Dollar Amerika Serikat (AS) diperkirakan masih akan cenderung melemah pada tahun depan. Alhasil, mata uang lain, baik mata uang utama maupun mata uang negara berkembang, berpotensi untuk menguat terhadap dollar AS.

Sejak pandemi corona menghantam ekonomi global, dollar AS terus melemah. Ini tercermin dari pergerakan indeks dollar AS yang merupakan acuan utama dalam mengukur nilai dollar AS terhadap enam mata uang utama dunia.

BERITA TERKAIT
Berita Lainnya

[X]