kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS783.000 0,51%
  • RD.SAHAM -0.03%
  • RD.CAMPURAN 0.00%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.04%

Tag

Kadin

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto bersama Wamenkeu Suahasil Nazara, Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil, dan Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Roeslani usai Rapat Koordinasi Omnibus Law di Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Kamis (12/12)
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto bersama Wamenkeu Suahasil Nazara, Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil, dan Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Roeslani usai Rapat Koordinasi Omnibus Law di Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Kamis (12/12)

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Awal tahun ini, pemerintah menjanjikan sejumlah iming-iming bagi pelaku industri. Mulai dari rencana penurunan harga gas, tarif listrik hingga yang saat ini sedang serius digodok yakni Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Kerja alias Omnibus Law. Ketimbang catatan manis di atas kertas, pelaku industri lebih berharap pada pengawasan atas impelementasi aneka kebijakan itu.

Asosiasi Pengusaha Ban Indonesia (APBI) memang berharap pemerintah segera merealisasikan Omnibus Law. Namun aturan yang bagus tak bisa serta-merta menjamin perbaikan kondisi di lapangan.

"Kami di industri itu agak was-was karena bagaimanapun juga bagusnya peraturan itu tergantung pada the man behind the gun," kata Azis Pane, Ketua APBI saat dihubungi KONTAN, Jumat (14/2) pekan lalu.

BERITA TERKAIT
Berita Lainnya

Close [X]