kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS934.000 -1,06%
  • RD.SAHAM -0.69%
  • RD.CAMPURAN -0.34%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Tag

kesepakatan dagang

Pekerja melintas di dekat layar pergerakan saham di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (27/12/2019). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat (27/12) ditutup menguat 0,16 persen atau 9,87 poin ke level 6.329,31. ANTARA FOTO/Indri
Pekerja melintas di dekat layar pergerakan saham di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (27/12/2019). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat (27/12) ditutup menguat 0,16 persen atau 9,87 poin ke level 6.329,31. ANTARA FOTO/Indri

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dengan China semakin menemui titik terang. Kedua raksasa ekonomi dunia itu memutuskan untuk meneken kesepakatan dagang fase pertama pada Rabu (15/1) di Gedung Putih, Washington DC. Salah satu efek positif dari lahirnya kesepakatan dagang tersebut adalah penguatan kurs rupiah.

Senior Vice President Royal Investium Sekuritas Janson Nasrial mengatakan, sejak penandatangan kesepakatan dagang antara AS dengan China, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS menguat cukup signifikan. Bahkan secara year-to-date (ytd), rupiah merupakan mata uang dengan performa terkuat setelah yuan China.

Baca Juga: Prediksi Kurs Rupiah: Rawan Aksi Ambil Untung

BERITA TERKAIT
Berita Lainnya

Close [X]