kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS944.000 -0,11%
  • RD.SAHAM 0.64%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.01%

Tag

komplikasi pertusis

komplikasi pertusis
Seorang balita menangis saat imunisasi Difteri, Pertusis, Tetanus (DPT). ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/pras/17.

KONTAN.CO.ID - Jakarta. Pertusis atau batuk rejan adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri Bordetella pertussis. Gejala pertusis atau batuk rejan biasanya dimulai dengan pilek, hidung beringus, rasa lelah dan adakalanya demam parah.

Dirangkum dari laman Health.nsw.gov.au, gejala batuk rejan atau pertusis lantas berlanjut menjadi batuk diikuti dengan tarikan napas besar atau “whoop”. Sehingga batuk rejan atau pertusis juga seringkali disebut sebagai whooping cough

Adakalanya penderita muntah setelah batuk. Jika menyerang anak kecil, pertusis kemungkinan dapat menyebabkan gejala yang lebih parah seperti badan membiru atau berhenti bernapas ketika serangan batuk dan mungkin perlu dibawa ke rumah sakit.

BERITA TERKAIT
Berita Lainnya

[X]