kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS990.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.27%
  • RD.CAMPURAN 0.00%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.09%

Tag

kudeta militer myanmar

Setelah Total dan Chevron, Giliran Petronas dan Mitsubishi Akan Hengkang dari Myanmar

kudeta militer myanmar
Petronas Malaysia dan Mitsubishi Corp Jepang kompak melepaskan saham mereka di proyek gas Yetagun. REUTERS/Olivia Harris/File Photo

KONTAN.CO.ID - TOKYO/SINGAPURA. Daftar perusahaan energi besar yang hengkang dari Myanmar sejak kudeta militer tahun lalu, bertambah. Setelah TotalEnergies dan Chevron Corp, Petronas Malaysia dan Mitsubishi Corp Jepang kompak melepaskan saham mereka di proyek gas Yetagun.

Mitsubishi mengatakan akan sulit untuk melanjutkan bisnis dari sudut pandang teknis maupun ekonomi. Perusahaan itu secara tidak langsung memegang 1,93% saham di Yetagun, lepas pantai selatan Myanmar. "(Kami) telah memutuskan untuk keluar dari proyek dan sedang dalam pembicaraan dengan mitra Jepang lain," kata seorang juru bicara Mitsubishi kepada Reuters, Jumat (18/2).

Sebelumnya pada awal bulan ini, Petronas telah mengatakan kepada Reuters bahwa pada Juli tahun lalu PC Myanmar (Hong Kong) Limited telah menandatangani perjanjian untuk menjual kepemilikan sahamnya terkait dengan operasi hulu Petronas di Myanmar. PC Myanmar merupakan anak usaha Petronas yang bertindak sebagai operator lapangan Yetagun.

BERITA TERKAIT
Berita Lainnya

[X]