kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS932.000 0,22%
  • RD.SAHAM -0.53%
  • RD.CAMPURAN -0.14%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Tag

manufaktur

manufaktur
Petugas melakukan pemeriksaan barang-barang di gerai Mitra 10 Harapan Indah Bekasi sebelum peresmiannya, Rabu (16/8). KONTAN/Cheppy A. Muchlis/16/08/2017

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pandemi Covid-19 yang kembali menyerang China beberapa waktu lalu mengakibatkan salah satu pelabuhan di sana, yakni Yantian lumpuh sementara. Namun, setelah dapat beroperasi kembali, persoalan baru muncul dan efeknya akan dirasakan pelaku industri Nasional, khususnya industri pendingin refrigerasi. 

Sekretaris Jendral Perkumpulan Perusahaan Pendingin Refrigerasi Indonesia (Perprindo), Andy Arif Widjaja mengatakan  dengan adanya penutupan pelabuhan di China sangat berdampak terhadap industri pendingin refrigerasi di Indonesia. 

Menurutnya, walaupun hanya satu pelabuhan yaitu Yantian yang ditutup dikarenakan pekerjanya terinfeksi virus Covid-19 tetapi efeknya berantai sehingga beberapa pelabuhan kota lainnya mengalami perlambatan. Persoalan ini muncul karena kapal dan kontainer dari Yantian  terhambat.

BERITA TERKAIT
Berita Lainnya

[X]