kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS954.000 0,21%
  • RD.SAHAM -0.06%
  • RD.CAMPURAN -0.04%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.32%

Tag

Microsoft

Dato Sri Tahir - CEO Mayapada Group. Foto Dok. Pribadi
Dato Sri Tahir - CEO Mayapada Group. Foto Dok. Pribadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Setelah Perang Dunia II, kita menikmati Pax Americana, yaitu masa pembangunan dan perdamaian dengan Amerika Serikat (AS) sebagai negara adidayanya.

Sebelum pandemi, belum ada pihak memiliki hard dan soft power yang sebanding dengan AS. Tapi, pandemi Covid-19 adalah kejadian angsa hitam (Black Swan) yang berakibat kompleks dan memutarbalikkan definisi normal dan deviasi.

Dominasi teknologi tinggi, keistimewaan AS di masa normal, terlihat bukan lagi suatu kelebihan. AS dan Uni Eropa tampak kewalahan mengatasi pandemi. Di sisi lain, penduduk RRT (Republik Rakyat Tiongkok) terlihat sudah kembali hidup normal dan kegiatan ekonominya menggeliat pesat.

BERITA TERKAIT
Berita Lainnya

[X]