kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS943.000 -0,53%
  • RD.SAHAM -0.25%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.06%

Tag

multifinance

multifinance

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Mobil bekas banyak diburu masyarakat. Meski ada insentif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) masih belum menggugah masyarakat untuk membeli mobil baru.

Kalau melihat data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada separuh pertama 2021, pembiayaan mobil bekas  masih terkontraksi 4,18% menjadi Rp 56,4 triliun. Hanya saja, kontribusi pembiayaan mobil bekas terhadap keseluruhan pembiayaan mobil justru meningkat secara tahunan dari 32,24% menjadi 34,04%.

Presiden Direktur CIMB Niaga Auto Finance (CNAF), Ristiawan Suherman menjelaskan, fenomena kenaikan pembiayaan mobil bekas dikarenakan beralihnya kebutuhan masyarakat yang akan membeli mobil baru ke mobil bekas. Penyebabnya adalah kondisi makro ekonomi yang kurang mendukung.
“Kami menargetkan pertumbuhan pembiayaan mobil bisa seimbang antara mobil baru dan mobil bekas karena selaras dengan stimulus Pemerintah (PPnBM) yang mendorong penjualan mobil baru,” terang  Ristiawan.
Pembiayaan mobil bekas di CNAF sampai Juni 2021 berkontribusi sebanyak 25.2% dari total aset kelolaan perusahaan.

BERITA TERKAIT
Berita Lainnya

[X]