kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS937.000 0,43%
  • RD.SAHAM -0.64%
  • RD.CAMPURAN -0.17%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.01%

Tag

PER

PER
Kinerja laba tertekan di akhir 2020 menyebabkan valuasi saham lebih mahal. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/aww.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tekanan terhadap laba emiten di 2020 akibat pandemi diperkirakan mendorong valuasi saham makin mahal. Di tengah kondisi ini, saham yang sudah turun, seperti saham LQ45 yang susut 0,43% dalam sepekan, jadi menarik karena terlihat murah.

Analis Philip Sekuritas Indonesia Anugerah Zamzami Nasr menjelaskan, tekanan terhadap laba akan mengikis earning per share (EPS). Akibatnya, price to earning ratio (PER) diprediksi akan meningkat.

Zamzami menyebut, sejumlah saham terlihat murah karena PER rendah. "Beberapa saham PER-nya sudah di bawah rata-rata PER selama lima tahun," kata Zamzami, Kamis (4/3).

BERITA TERKAIT
Berita Lainnya

[X]