kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS989.000 -0,20%
  • RD.SAHAM -0.20%
  • RD.CAMPURAN 0.04%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.12%

Tag

peremajaan kebun sawit

peremajaan kebun sawit

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kebijakan larangan ekspor produk minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dan turunannya sejak 28 April 2022 bukan hanya memukul pengusaha sawit, tapi juga petani sawit. Pasalnya, harga Tandan Buah Segar (TBS) terus melorot dan membuat petani sawit kini hanya pasrah dan tak lagi bergairah untuk meningkatkan produksi tanamannya.

Ketua Umum Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Gulat Manurung mengatakan, sejak larangan ekspor CPO, petani menjadi tidak tertarik untuk mengikuti program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR). Hal ini karena harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit yang kian anjlok dan bahkan nyaris tidak laku.

"Dulu semua petani sangat mendambakan PSR. Namun karena harga TBS anjlok, petani menjadi tidak tertarik lagi ikut PSR," katanya pada KONTAN, Senin (16/5).

BERITA TERKAIT
Berita Lainnya

[X]