kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS977.000 -1,21%
  • RD.SAHAM -1.34%
  • RD.CAMPURAN -0.36%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.03%

Tag

perpajakan

perpajakan
Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan, Febrio Kacaribu.

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Pemerintah dan Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sepakat mengerek  rasio penerimaan perpajakan alias tax ratio 2023 sebesar 9,3% - 10% terhadap produk (PDB). Batas atas tax ratio tersebut, lebih tinggi ketimbang usulan pemerintah di Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF) 2023 yang sebesar 9,59% terhadap PDB.

"Kami mengambil 9,3% untuk batas bawah, batas atasnya kami ambil dari kesepakatan di Komisi XI di 10%," kata Ketua Banggar DPR Said Abdullah  dalam rapat kerja, Senin (13/6).

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemkeu) Febrio Kacaribu menjelaskan bahwa angka yang disepakati tersebut merupakan cerminan ketidakpastian yang masih tinggi. Batas bawah yang sebesar 9,3%, mencerminkan ketidakpastian yang membayangi perekonomian Indonesia pada tahun depan.

BERITA TERKAIT
Berita Lainnya

[X]