kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS1.004.000 inf%
  • RD.SAHAM -0.07%
  • RD.CAMPURAN 0.04%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.07%

Tag

PPnBM atas yacht

Keluh-kesah Pengelola Marina soal Insentif Impor untuk Yacht

PPnBM atas yacht
Kapal superyacht milik miliarder Rusia Andrey Igorevich Melnichenko yang telah diasingkan oleh polisi Keuangan Italia terlihat di pelabuhan utara Trieste, Italia dalam gambar yang diambil dengan drone pada Sabtu (12/3/2022). REUTERS/Giorgio Boemo

 KONTAN.CO.ID -  Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2021 mencatat, realisasi impor yacht, kano dan perahu ringan untuk sport turun 43% menjadi US$ 4,6 juta dari tahun 2020 yang sebanyak US$ 8,1 juta. Penurunan impor terjadi di tahun pertama pemerintah menurunkan tarif Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) yacht menjadi nol persen.

Sebagaimana diketahui, insentif impor yacht berlaku mulai 26 Juli 2021 untuk kebutuhan pariwisata. Pasca insentif berlaku, belum tampak kenaikan impor yacht tersebut. Artinya, belum banyak investor yang ambil peluang impor yacht. "Birokrasinya ribet, urusannya dengan banyak kementerian," kata Albert Matasak, Operations Manager PT Marina Del Ray, selaku pengelola Marina Del Ray di Nusa Tenggara Barat (NTB), kepada KONTAN, Rabu (27/7).

Menurut Albert, kebijakannya sudah bagus. Namun untuk proses pengajuan permintaan insentif itu terbilang berbelit dan menyulitkan pengusaha. Albert berharap, insentif tersebut diiringi dengan mempermudah jalur birokrasi. Sehingga saat melakukan impor kapal, importir cukup berurusan dengan satu lembaga saja.

BERITA TERKAIT
Berita Lainnya

[X]