kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS909.000 -0,87%
  • RD.SAHAM 0.24%
  • RD.CAMPURAN 0.20%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.39%

Tag

produksi gula

Pedagang menyusun bungkusan gula di Pasar Senen, Jakarta, Selasa (21/4/2020). Pedagang di pasar itu menjual gula seharga Rp 19.000 per kilogram menjelang bulan Ramadan.
Pedagang menyusun bungkusan gula di Pasar Senen, Jakarta, Selasa (21/4/2020). Pedagang di pasar itu menjual gula seharga Rp 19.000 per kilogram menjelang bulan Ramadan.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perdagangan (Kemendag) mengatakan akan mengevaluasi kenaikan harga eceran tertinggi (HET) gula yang diusulkan oleh berbagai pihak termasuk Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI).

Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Suhanto mengatakan, dalam evaluasi tersebut perlu dilakukan perhitungan yang cermat terkait harga pokok produksi dengan tetap memperhatikan dampak sosial yang timbul. Tak hanya itu, evaluasi kenaikan HET pun perlu dibahas dengan berbagai pemangku kepentingan.

"Evaluasi pasti dilakukan tentang naik, tetap atau turunnya HET gula pasir tersebut. Yang jelas, perlu perhitungan yang cermat dan perlu dibahas dengan berbagai stakeholder termasuk kementerian/lembaga terkait dan pada waktu serta situasi yang tepat," ujar Suhanto, Minggu (26/4).

BERITA TERKAIT
Berita Lainnya

[X]