kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS932.000 -0,43%
  • RD.SAHAM -0.33%
  • RD.CAMPURAN -0.01%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.06%

Tag

Proyek

Proyek

KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Pemerintah telah mengalokasikan porsi belanja negara untuk mikro usaha kecil dan menengah (UMKM). Alokasi anggaran ini diatur Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 tahun 2021 tentang Perubahan atas Perpres No 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah, koperasi dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Melalui Perpres ini UMKM mendapatkan porsi 40% dari total nilai pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Namun, implementasi Perpres ini belum optimal. Berdasarkan data Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) per 26 Juli 2021 lalu, realisasinya baru 11,92%. "Dari jumlah yang dialokasikan oleh masing-masing Kementerian/Lembaga dan Pemda tersebut telah terealisasi sebesar Rp 138,47 triliun atau 11,92% dari total belanja barang dan jasa pemerintah," kata Santoso, Sekretaris Deputi Bidang Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM), Selasa (10/8).

Alokasi belanja kementerian/lembaga (K/L) serta pemerintah daerah (pemda) untuk UMKM baru sebesar Rp 307,78 triliun atau 27,54% dari total pagu pengadaan barang dan jasa 2021 yang totalnya sebesar Rp 1.117,40 triliun.

BERITA TERKAIT
Berita Lainnya

[X]