kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS940.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.46%
  • RD.CAMPURAN -0.09%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.01%

Tag

PT Bank Negara Indonesia Tbk

PT Bank Negara Indonesia Tbk
Petugas melayani nasabah DPLK BNI di Jakarta, Senin (2/11)./Pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/02/11/2020.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Manajemen PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) mengumumkan rencana pembelian kembali (buyback) sahamnya senilai maksimum Rp 1,7 triliun, pada 21 Juli 2021 lalu. Pengumuman ini muncul, hanya berselang 4 hari pasca BBNI menyebut akan menggelar rights issue pada semester I-2022 mendatang, saat rapat dengan Komisi XI DPR, 17 Juni silam.

Rights issue atau penjualan saham baru dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) menjadi agenda penting, karena modal inti tier 1 BBNI sudah di level 15%. Posisi ini sudah mendekati batas minimal tier 1 yang ditetapkan otoritas sebesar 14%.

"Modal inti sudah dekat dengan batas yang dicanangkan regulasi yakni di level 14%. Kalau lihat Bank Himbara lainnya ada di kisaran 19%-20%. Itu sebabnya kami mencoba mengajukan untuk melakukan rights issue untuk menambah modal itu supaya bisa mendekati modal tier di level 18%-19%," ungkap Royke Tumilaar Direktur Utama BNI Royke Tumilaar, seperti ditulis kontan.co.id, Kamis (17/6). Belakangan, nilai rights issue BBNI digadang berjumlah Rp 11,7 triliun.

BERITA TERKAIT
Berita Lainnya

[X]