kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS977.000 -1,21%
  • RD.SAHAM -1.34%
  • RD.CAMPURAN -0.36%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.03%

Tag

PT Mayora Indah Tbk

PT Mayora Indah Tbk
Aktivitas produksi air mineral dalam kemasan (AMDK) Le Minerale di pabrik Mayora Grup, Kejayan, Pasuruan, Jawa Timur, Rabu (16/10/2019).  Surya/Ahmad Zaimul Haq

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tingginya harga gandum dan crude palm oil (CPO) yang terjadi beberapa waktu lalu meningkatkan biaya produksi PT Mayora Indah Tbk (MYOR), sehingga berpengaruh pada kinerja. Laba bersih perusahaan pada kuartal I-2022 tergerus 62,8% year on year menjadi Rp 306 miliar, dari Rp 823 miliar.

Kepala Riset Jasa Utama Capital Sekuritas Cheril Tanuwijaya melihat, ke depannya, kinerja MYOR bakal lebih terjaga dan membaik. Prediksi ini seiring turunnya harga gandum dan CPO, sehingga bisa memangkas biaya produksi MYOR.

Analis Kiwoom Sekuritas Indonesia Abdul Azis Setyo Wibowo menilai, saham MYOR masih menarik dicermati. "MYOR sudah mulai menaikkan harga jual. Harga gandum serta komoditas CPO juga sudah mulai turun. Ini dapat menjadi katalis positif bagi kinerja MYOR," kata Azis, Senin (4/7).

BERITA TERKAIT
Berita Lainnya

[X]