kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS1.055.000 -0,94%
  • RD.SAHAM -0.34%
  • RD.CAMPURAN -0.11%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.02%

Tag

saham ADHI

Pekerja melintas di depan papan IHSG di Bursa Efek Indonesia, Rabu (17/6). Market cap empat emiten konstruksi BUMN anjlok Rp 2,77 triliun dalam sepekan terakhir. /pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/17/06/2020.
Pekerja melintas di depan papan IHSG di Bursa Efek Indonesia, Rabu (17/6). Market cap empat emiten konstruksi BUMN anjlok Rp 2,77 triliun dalam sepekan terakhir. /pho KONTAN/Carolus Agus Waluyo/17/06/2020.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga saham emiten konstruksi BUMN di Bursa Efek Indonesia (BEI) terpuruk sepekan terakhir. Kondisi tersebut menyusul pengungkapan dugaan korupsi proyek fiktif di PT Waskita Karya Tbk (WSKT).

Dalam lima hari terakhir transaksi di BEI, harga saham empat emiten konstruksi pelat merah longsor di rentang 5,43% hingga 14,38%. Padahal Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,75% menjadi 5.149,63 pada penutupan Kamis (30/7) lalu.

Keterpurukan harga saham BUMN konstruksi otomatis mempengaruhi nilai kapitalisasi pasar (market cap) di BEI. Dalam seminggu terakhir, gabungan market cap empat emiten konstruksi pelat merah (WSKT, WIKA, PTPP, ADHI) merosot hingga Rp 2,77 triliun.

BERITA TERKAIT
Berita Lainnya

[X]