kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS915.000 0,00%
  • RD.SAHAM -0.19%
  • RD.CAMPURAN -0.05%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.12%

Tag

#satgascovid19

#satgascovid19
Foto udara KRI Bontang-907 yang lego jangkar untuk membuka vaksinasi COVID-19 maritim di perairan Sikakap, Pagai Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Jumat (15/10/2021). ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Potensi gelombang ketiga COVID-19 di Indonesia bisa terjadi di akhir 2021. Ini berkaca dari lonjakan kasus virus corona yang terjadi pada akhir 2020 dan pertengahan 2021.

Saat itu, terjadi peningkatan mobilitas yang tinggi saat perayaan hari besar keagamaan. Agar hal serupa tidak terulang lagi, butuh upaya dan langkah-langkah antisipasi.

“Ancaman gelombang ketiga yang diprediksi oleh para ahli akan terjadi Desember karena di situlah Nataru (Natal dan Tahun Baru), di situlah pergantian cuaca. Ini yang menjadi ancaman peningkatan COVID-19,” kata Ketua Satgas Penanganan COVID-19/Kepala BNPB Letjen Ganip Warsito, dikutip Covid19.go.id.

BERITA TERKAIT
Berita Lainnya

[X]