kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS945.000 0,32%
  • RD.SAHAM -1.07%
  • RD.CAMPURAN -0.35%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.08%

Tag

Taliban

Negaranya Sempat Berperang dengan Soviet, Taliban Semakin Mesra dengan Rusia

Taliban
Anggota Taliban Shafiullah (19) (tengah) dari Provinsi Maidan Wardak berdiri di sebuah pos pemeriksaan di Kabul, Afghanistan, Jumat (22/10/2021).  REUTERS/Jorge Silva

KONTAN.CO.ID - KABUL. Tepat malam Natal, 24 Desember 1979, tentara Uni Soviet menyerbu Afghanistan. Tujuannya mendukung pemerintahan Afghanistan yang berhaluan komunis. 

Soviet mendapat perlawanan sengit dari Mujahidin Afghanistan. Hingga akhirnya Soviet harus angkat kaki dari negara itu. Di ujung perang, mucul Taliban. Kini 43 tahun kemudian, Taliban bekerjasama dengan Rusia, negara "pewaris" Uni Soviet. 

Pemerintahan Taliban di Afghanistan  menandatangani kesepakatan sementara memasok bahan bakar minyak (BBM), gas dan gandum dari Rusia. Kepada Reuters, Selasa (27/9), Menteri Perdagangan dan Industri Afghanistan, Haji Nooruddin Azizi mengatakan, Rusia menawarkan diskon kepada Pemerintahan Taliban. 

BERITA TERKAIT
Berita Lainnya

[X]